Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing Dan Bercukur 

Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing Dan Bercukur 

Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing Dan Bercukur 

Zardoubbeaute – Dengan mencukur dan merapikan rambut bagian tubuh tertentu secara teratur, kulit akan terlihat lebih halus. Di sisi lain, melakukannya terlalu sering masih menimbulkan risiko ruam dan iritasi pada kulit. Wah, jangan pesimis dulu! Agar kulit tetap sehat dan tidak iritasi, Anda perlu memahami apa yang perlu Anda lakukan setelah waxing dan bercukur.

Tips perawatan kulit setelah waxing dan bercukur yang bisa anda lakukan

  1. Gunakan kompres dingin

Dibandingkan dengan penggunaan air panas, yang akan memperburuk kondisi kulit setelah waxing dan bercukur, ada baiknya memilih kompres dingin yang lebih menenangkan. Begitu pula saat mandi, gunakan air pada suhu sedang atau dingin untuk mengurangi risiko iritasi akibat hair removal. Apalagi jika kulit Anda tergolong sensitif.

  1. Hindari mandi air panas

Mandi dengan air panas diketahui memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Selain bisa mengurangi stres, suhu air panas juga akan membantu sirkulasi darah, mengendurkan otot-otot tubuh yang kaku dan membantu Anda tidur lebih baik. Bahkan dalam kasus ini, hindari menggunakan air panas hingga 1 dan  3 hari setelah waxing sehari dan bercukur. Memang, mandi air panas terutama dengan suhu yang terlalu tinggi dan untuk waktu yang lama, dapat menghilangkan kandungan minyak yang seharusnya melembabkan kulit. Akibatnya, kulit akan berisiko menjadi kering, pecah-pecah, dan teriritasi. Semua kondisi ini tentu akan membahayakan kulit yang baru saja waxing atau dicukur.

  1. Oleskan pelembab ke kulit

Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing Dan Bercukur 

Sudah melakukan pencabutan rambut atau bercukur bukan berarti tugas Anda telah selesai. Anda harus selalu merawat kulit Anda dengan benar untuk menghindari iritasi setelah kerontokan rambut yang seharusnya melindungi permukaan kulit. Sebelum kulit benar-benar merah dan ruam, Anda harus memberikan pelembab sesegera mungkin ke area kulit yang baru saja dicukur. Seperti tubuh panas setelah lama terpapar sinar matahari, biasanya akan segar setelah minum atau mandi air dingin, bukan? Begitu pula dengan kulit, yang bisa kembali “bernafas leluasa” saat diberikan pelembab setelah pencabutan atau pencukuran.

  1. Hindari kegiatan yang membuat Anda banyak berkeringat

Tidak disarankan untuk melakukan terlalu banyak kegiatan, terutama fisik, tepat setelah bercukur dan waxing, sekitar 24 jam kemudian. Ini bukan tanpa alasan, karena aktivitas berlebihan dapat memicu peningkatan produksi keringat. Padahal, kulit yang baru saja waxing atau dicukur masih sangat sensitif. Oleh karena itu bukan tidak mungkin bahwa area kulit yang baru saja diangkat teriritasi oleh keringat yang berlebihan.

  1. Gunakan lidah buaya

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dermatology menunjukkan bahwa kandungan enzim tanaman lidah buaya dapat menenangkan kulit sekaligus mengurangi risiko peradangan. Karena itu, lidah buaya dapat menjadi salah satu pilihan yang baik untuk mencegah ruam dan iritasi setelah waxing dan bercukur. Metode ini tidak sulit. Anda bisa menggunakan gel lidah buaya yang diperoleh langsung dari pabrik atau menggunakan produk-produk lidah buaya yang dijual di pasaran. Kemudian oleskan langsung ke area kulit tertentu sambil memijat dengan lembut.

  1. Gunakan minyak esensial

Tips Perawatan Kulit Setelah Waxing Dan Bercukur 

Penggunaan minyak esensial yang diekstrak dari ekstrak bagian tanaman dapat membantu menenangkan kulit setelah pencabutan rambut. Selain itu, tekstur kulit akan menjadi lebih basah, mengurangi sensasi gatal dan kemerahan yang mungkin terjadi setelah pencabutan rambut. Jenis minyak atsiri tertentu yang dapat dipilih termasuk minyak zaitun, minyak almond, minyak kelapa, minyak alpukat, dan sejenisnya. Untuk keamanan tambahan, Anda harus mencampur 1 hingga 2 tetes minyak esensial dengan 3 hingga 4 tetes minyak pembawa (pelarut). Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko efek samping yang disebabkan oleh minyak esensial.

  1. Hindari produk kulit yang mengandung parfum

Perhatikan baik-baik komposisi bahan dalam produk perawatan kulit yang akan Anda gunakan. Alih-alih menghilangkan kulit sensitif setelah pencabutan dan pencukuran rambut, penggunaan produk kulit yang buruk justru dapat menyebabkan iritasi kulit yang berkepanjangan. Walaupun baunya segar, Anda harus menghindari produk-produk kulit yang diperkaya wangi karena dapat mengiritasi bagian baru dari kulit yang dicukur atau di waxing.

  1. Gunakan produk dengan konten Centella Asiatica

Centella Asiatica, juga dikenal sebagai Gotu Kola, adalah tanaman herbal yang sudah lama dikenal karena perawatan alami. Ini karena kandungan zat aktif, seperti triterpen asiaticoside, pentasiklik, madecassoside, dan asam asiatik. Inilah sebabnya mengapa Centella Asiatica dianggap efektif dalam mencegah atau mengobati luka kulit sekecil apa pun. Tidak perlu lagi mencari herbal ini, karena sekarang ada produk kulit dengan kandungan Centella Asiatica untuk mengoptimalkan regenerasi dan pemulihan kulit yang rusak.

  1. Pilih pakaian longgar

Metode ini akan membantu kulit bernafas setelah proses pencabutan rambut. Sebaliknya, jangan menutupi permukaan kulit karena ini akan menyebabkan efek samping. Ya, kulit yang halus setelah bercukur dapat bersentuhan langsung dengan kain. Apalagi jika pakaian yang Anda gunakan terlalu ketat, gesekan otomatis yang akan terjadi akan semakin intens. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap gatal, radang dan bahkan iritasi. Pakaian dan celana longgar adalah pilihan terbaik untuk menghindari gesekan yang berlebihan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, gesekan berlebihan menyebabkan iritasi dan ruam. Terutama karena area kulit setelah waxing dan bercukur sangat sensitif.