Tips Mengatasi Bibir Kering Dan Pecah-Pecah

Tips Mengatasi Bibir Kering Dan Pecah-Pecah

Zardoubbeaute¬†–¬†Bibir kering dan pecah-pecah adalah kondisi umum. Orang-orang dari segala usia dan jenis kelamin dapat memiliki bibir pecah-pecah, terutama jika kulit mereka kering. Bibir kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan mudah diobati dengan perawatan sederhana. Namun, beberapa orang mungkin menderita bibir kering dan pecah-pecah yang disebabkan oleh infeksi Cheilitis. Cheilitis ditandai oleh kulit yang pecah di sudut bibir. Mengapa bibir bisa kering?

Bibir memiliki lapisan kulit yang sangat tipis dan transparan, disebut lapisan terangsang. Warna kemerahan pada bibir berasal dari konsentrasi dan kedekatan lapisan kulit dengan permukaan pembuluh darah di bawahnya, yang membuatnya mudah untuk melihat warnanya. Bedanya dengan kulit wajah, bibir tidak memiliki kelenjar sebaceous. Karena itu, bibir lebih mudah kering dan pecah-pecah. Kurangnya kelembaban adalah penyebab paling umum dari bibir kering dan pecah-pecah, baik dari segi kondisi cuaca dan kurangnya perawatan pribadi. Tanda-tanda dan gejala bibir pecah-pecah meliputi: kering, skuamosa, mengelupas, pecah-pecah, luka, dan berdarah.

Hal hal Yang Mengeringkan Bibir Dengan Cepat

  1. Menjilati bibir

Kebiasaan yang cenderung Anda lakukan, terus-menerus dan tidak sadar, saat bibir Anda kering adalah menjilat bibir Anda. Meskipun menjilati bibir dapat memberikan kelembaban sementara, air liur dari mulut ke mulut akan menghancurkan lapisan tipis kulit yang menutupi bibir dan menghilangkan kelembaban alami. Air liur mengandung enzim yang membantu Anda mencerna makanan dan tidak memberikan kelembaban ekstra ke bibir Anda. Air liur dilepaskan dengan cepat setelah terkena udara luar, membuat bibir kering lagi dan terkupas.

Solusinya adalah berhenti menjilat bibir Anda setiap kali merasa bibir mulai mengering. Anda bisa mengoleskan lipbalm dengan berbagai rasa atau mengandung obat-obatan untuk membantu Anda mengurangi kebiasaan buruk ini. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya di bibir. Lidah buaya mengandung khasiat penyembuhan yang akan memperbaiki struktur bibir kering, rasa pahit akan mencegah Anda menjilat bibir.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi mengganggu keseimbangan mineral alami dalam tubuh, menyebabkan kerusakan tidak hanya pada sistem organ tubuh, tetapi juga pada efek negatif pada kulit. Dehidrasi menyebabkan gejala seperti pusing, penurunan produksi urin, sembelit, mulut, sakit kepala, dan bibir kering. Pada dehidrasi parah, dehidrasi dapat menyebabkan hipotensi, pernafasan cairan, demam, atau jantung berdebar. Untuk menghindari dehidrasi, jangan pernah lupa minum 8 hingga 12 gelas air setiap hari. Jika Anda seorang atlet atau penderita diabetes, minumlah lebih banyak cairan.

  1. Minum terlalu banyak alkohol

Malnutrisi alkohol adalah salah satu penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Konsumsi alkohol yang berlebihan akan mengganggu proses penyerapan vitamin ke dalam tubuh, yang akan mencegah Anda mengonsumsi cukup vitamin. Kekurangan vitamin B2 dan B6 dapat menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi. Untuk mengatasi masalah ini, minumlah satu atau dua gelas air ketika Anda bangun pagi, setelah minum alkohol di malam hari, dan pertahankan asupan cairan Anda sepanjang hari.

  1. Sering gigit bibir

Kebiasaan menggigit bibir bisa disebabkan oleh kegugupan dan kecemasan, fokus pada hal-hal tertentu atau sekadar melawan kebosanan. Sama seperti menjilat bibir Anda, menggigit bibir juga bisa mengancam kesehatan bibir Anda. Saat Anda menggigit bibir, gigi Anda akan mengiritasi bibir. Membuat lapisan robek dan pecah-pecah, bahkan sampai berdarah.

  1. Paparan sinar matahari yang berlebihan

Paparan sinar matahari adalah penyebab utama bibir kering dan pecah-pecah, bahkan dalam cuaca mendung. Oleskan lip balm yang mengandung minimum SPF15 setiap kali Anda pergi ke luar rumah. Pilih lipbalm yang mengandung titanium dioksida, seng oksida, atau avobenzone (butylmethoxydibenzoylmethane) sebagai sifat perlindungan UVA. Kandungan lip balm itu sendiri membantu melembabkan bibir, sementara sifat pelindung matahari meminimalkan efek bibir kering.

  1. Garam atau makanan pedas

Jika Anda salah satu dari mereka yang mudah mengalami bibir kering dan pecah-pecah, Anda harus mulai mengurangi asupan makanan asin. Garam dalam makanan asin favorit Anda dapat mengiritasi lapisan kulit bibir dan menyebabkan peradangan. Begitu juga dengan makanan pedas. Solusinya, melipatgandakan buah dan sayuran yang dapat mengembalikan keseimbangan pH tubuh.

  1. Konsumsi obat

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko fraktur bibir, seperti suplemen Vitamin A, Retinoid (Retin-A, Differin), Lithium – obat-obatan untuk gangguan bipolar, Obat kemoterapi, Isotretinoin atau Accutane, obat anti jerawat.

Tips Mengatasi bibir kering dan pecah-pecah

Hal terbaik yang harus dilakukan untuk merawat dan mencegah bibir kering adalah dengan mengaplikasikan lip balm SPF secara teratur dan mengonsumsi cukup cairan setiap hari. Selain itu, Anda juga bisa membuat scrub bibir. Gunakan scrub yang lembut untuk bibir sebelum mengoleskan lip blam dan lipstik. Butiran-butiran penggosok menghilangkan sel-sel kulit mati dan bersisik, meninggalkan lapisan baru kulit yang sehat untuk bibir.Menjelang tidur, oleskan lip balm. Hindari lipbalm yang mengandung mentol, peppermint, ekstrak jeruk, atau parfum. Bahan-bahan ini bisa memperburuk bibir kering dan pecah-pecah.